Wilujeng Sumping....
Salam hangat dan kreatif....
Minggu, 24 Juli 2011
Jumpa Pertamaku di SMK
Hari ini, Sabtu, 23 Juli 2011 adalah hari pertama aku masuk sekolah. Kupikir ini kesempatan yang baik untuk membaca karakter calon siswaku. Aku ditugasi mengajar mata pelajaran Kewirausahaan. Ini momentum untuk mengasah pikirku dalam transformasi pengetahuan sekaligus tugas pengabdian untuk memotivasi remaja masa kini dalam meraih kehidupan terbaik mereka kelak .
Hari ini hanya bincang-bincang ringan, berkenalan, juga motivasi-motivasi ringan yang kusampaikan. Sengaja kupersiapkan satu cerita dari Andre Wongso soal “Gema”. Soal suara yang memantul, soal kebijaksanaan nilai hidup. Inti cerita itu adalah bahwa kehidupan ibarat gema. Gelombang kebaikan yang kita perbuat itu memantul. Maka, jika kita lakukan kebaikan, maka kebaikan pula yang kita dapatkan. Dan jika keburukan yang kita tebar, maka keburukan itu pula yang kita dapatkan.
Dengan beberapa siswa saya sempat menyapa secara pribadi, karena itulah kebiasaanku. Aku ingin proses belajar mengajar itu berjalan penuh dinamika, cair, dan menyenangkan. Tidak monoton, tidak membosankan, atau bahkan tidak menggurui dan sok cerdas atau sok jagoan. Bahkan, aku membuka sapaan “Sis atau Bro” sebagai sapaan akrab pertemanan. Aku tidak ingin bahwa aku, dengan status sebagai guru, ada sekat dan hijab yang menjadikan kami berjarak. Aku ingin, sebagaimana aku pelajari sewaktu menjadi Direktur Lembaga Pengelola Latihan (LPL) Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Purwakarta, bahwa dinamika yang terjadi saat belajar dibingkai oleh spirit andragogis. Kita memperlakukan siswa seperti orang dewasa, bukan seperti anak kecil.
Nah, inilah yang memutuskan aku untuk gabung dengan sebuah SMK baru di Wanayasa ini. Aku ingin ada dinamika sekaligus respon positif dari anak didik soal trasformasi pengetahuan yang lahir dari itikad, semangat, juga keadaanku sekarang ini. Hari ini aku tengah giat soal kemandirian, wirausaha, pengentasan pengangguran dan kemiskinan di Kecamatan Kiarapedes. Secara pribadi, aku juga tengah giat membangun usaha di bidang perdagangan dan kredit. Aku ingin, bahwa kebersamaan momentum ini bisa dibagikan kepada siswa-siswa di SMK ini.
Sebelumnya aku pernah mengabdi di MTS YPMI Wanayasa, kurang lebih dua tahun. Mata pelajaran yang kupegang adalah TIK. Ini cocok dan tidak cocok. Di satu sisi cocok, lantaran aku membuka usaha di bidang jasa dan perdagangan elektronik, IT, dll. Sementara tidak cocok? Basic pendidikanku ekonomi, dan aku memiliki kendala bahasa dalam transformasi pengetahuan terhadap anak didik seusia SLTA. Tapi tentu banyak hikmah yang kudapatkan.
Nah, hari ini kudapati harapan baru, bahwa aku bisa berbagi dengan mereka. Untuk kelas 2, kupikir tidak terlalu cair dinamika kelasnya. Mungkin belum. Sementara kelas 3, kukira cukup, dan ini kesempatanku untuk mendorong mereka, calon-calon pemimpin masa depan bangsa ini untuk terus belajar, mengembangkan diri, memperbaiki dan meningkatkan akhlak, serta menguasai berbagai inovasi, pengetahuan, serta spirit berjuang yang tulus untuk masa depan mereka, untuk kebaikan daerah ini, dan untuk kemajuan Bangsa Indonesia tercinta ini.
Teman-teman, yuk kita tancapkan niat yang tulus, tekad yang kuat, cita-cita yang mulia untuk meraih masa depan kita. Yakinlah, jika kita sungguh-sungguh, maka pasti berhasil. Man jadda wajada… oke Bro!?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar